

Sukaresik, 2025 — SMKN Sukaresik kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui kegiatan Teaching Factory (TeFa) yang digelar pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh program keahlian dan mendapat sambutan positif dari siswa, guru, serta mitra industri.
Kegiatan TeFa Resmi Dibuka di Aula Utama SMKN Sukaresik
Acara pembukaan Teaching Factory dilaksanakan pada Senin (10/01), bertempat di aula utama sekolah. Kepala SMKN Sukaresik menyampaikan bahwa Teaching Factory menjadi langkah strategis bagi sekolah vokasi dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin kompetitif.
“Melalui Teaching Factory, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menghasilkan produk dan layanan nyata sesuai standar industri. Ini adalah jembatan antara dunia sekolah dan dunia kerja,” ujar Kepala Sekolah dalam sambutannya.
Pelaksanaan Teaching Factory di Setiap Program Keahlian
Kegiatan TeFa di SMKN Sukaresik melibatkan beberapa program keahlian utama, masing-masing dengan fokus kerja produksi yang berbeda.
1. Tata Boga: Produksi Roti dan Kue Rumahan Berlabel “SukaBakery”
Siswa jurusan Tata Boga memproduksi roti manis, pastry, dan kue basah yang dipasarkan kepada warga sekolah serta masyarakat sekitar. Produk “SukaBakery” kini menjadi favorit karena kualitas dan rasanya yang konsisten.
2. Teknik Kendaraan Ringan (TKR): Layanan Servis Ringan untuk Masyarakat
Jurusan TKR membuka layanan servis kendaraan bermotor, mulai dari tune-up, ganti oli, hingga pengecekan rem. Semua pengerjaan dilakukan sesuai SOP industri dan diawasi oleh guru pembimbing.
3. Multimedia: Pembuatan Konten Promosi dan Desain Grafis
Siswa kelas XI dan XII Multimedia mengerjakan proyek desain banner kegiatan desa, editing video profil UMKM, hingga branding produk lokal. Program ini bekerja sama dengan beberapa pengusaha kecil di wilayah Sukaresik.
4. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ): Instalasi Jaringan & Service Perangkat
Jurusan TKJ membantu melakukan pemasangan jaringan LAN di ruang kelas baru serta menerima jasa perbaikan laptop dan komputer dari warga sekitar.
Hasil yang Dicapai: Produk Berkualitas dan Pengalaman Kerja Nyata
Pelaksanaan Teaching Factory terbukti memberi dampak besar bagi siswa. Selain meningkatkan kompetensi teknis, siswa juga belajar manajemen waktu, ketelitian, komunikasi, hingga pelayanan pelanggan.
- Peningkatan kualitas produk siswa hingga 30% berdasarkan evaluasi internal.
- Kerja sama baru dengan dua UMKM lokal untuk proyek konten digital.
- Tingkat kepuasan pelanggan pada layanan bengkel mencapai 95% berdasarkan survei.
- Pemasukan sekolah dari penjualan produk TeFa digunakan kembali untuk pengembangan fasilitas praktik.
Dukungan dari Mitra Industri
Beberapa mitra industri turut hadir dalam kegiatan TeFa kali ini, memberikan pelatihan singkat mengenai standar kerja profesional dan teknologi terbaru. Kehadiran mitra industri memperkuat konsep link and match antara SMKN Sukaresik dan dunia kerja.
Penutup: TeFa Jadi Identitas Unggulan SMKN Sukaresik
Dengan terlaksananya kegiatan Teaching Factory tahun ini, SMKN Sukaresik semakin mantap menjadi sekolah vokasi yang berorientasi pada kompetensi industri. Sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas TeFa agar dapat menciptakan lulusan yang siap kerja, kreatif, dan berdaya saing tinggi.